Tampilkan postingan dengan label Ruqyah Syar'iyyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruqyah Syar'iyyah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 November 2016

Cara Meruqyah Rumah dan Tempat Tinggal

Ruqyah Rumah
Abu Thoybah. Seringkali kita mendengar  rumah tempat tinggal yang ditempati belakangan ini terasa berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya. Suasana yang tidak lazim dan hal-hal aneh sering terjadi dengan sendirinya. Kadang  menimbulkan suasana angker. Apakah bisa meruqyah rumah dan tempat tinggal? Ya bisa, tehnik Cara Meruqyah Rumah dan Tempat Tinggal,  ini bisa juga diaplikasikan untuk Ruqyah Kantor, Ruqyah Gudang, dan lain sebagainya.

Berikut panduan sederhana yang telah dibuktikan ratusan hamba-hamba Allah di dunia yang tempat tinggalnya dimasuki dan ganggu oleh jin dan sihir, insya Allah Cara Meruqyah Rumah dan Tempat Tinggal yang bisa Anda lakukan secara mandiri ini akan menetralisir gangguan jin dan sihir di rumah dan tempat tinggal secara tuntas dengan izin Allah.

Cara Teknis Ruqyahnya sebagai berikut:
http://ho.lazada.co.id/SHJqeN?file_id=144877

Bersihkan rumah dan tempat tinggal dari unsur-unsur kesyirkan, seperti jimat-jimat yang tersimpan atau terpasang di atas pintu. Dan bersihkan juga dari foto, gambar, patung mahluk hidup yang bernyawa yang menghalangi malaikat rahmat enggan memauki rumah.

Ambil 1 wadah air (atau sekitar 10 liter air) dalam keadaan masih ada wudhu lebih utama. Berniatlah dalam hati untuk meruqyah rumah dan tempat tinggal.  Mambaca doa perlindungan, lalu bacakan Surah Al Fatihah, Surah Al Ikhlas, Surah Al Falaq, Surah  An Nas, Surah Al A'raaf ayat 117 - 122, Surah Yunus ayat 81-82, Surah Thaha ayat 68-70, dan Ayat Kursi, bacakan masing-masing 11 kali. Contoh baca Al Fatihah hingga selesai lalu tiupkan, lakukan hingga 11 kali kemudian lanjutkan dengan Ayat Kursi.. dan seterusnya.

Setelah selesai percikankan atau semprotkan dengan sput prayer keseluruh lantai dan sudut rumah, jendela, pintu, langit-langit, dapur dan atap rumah. Sebaiknya lakukan setelah shalat isya di malam hari.
Lakukan hingga terdapat tanda-tanda bahwa keberadaan jin atau sihir di rumah atau tempat itu telah hilang dengan izin Allah.

Tanda-tanda umum akan ditemukan jenis binatang yang mati seperti; ular, tikus, kalajengking, ada bulu-bulu hewan di pagi harinya. Atau ada bau hangus terbakar beberapa menit setelah dipercikan atau disemprotkantkan. Jika melihat tanda diatas maka hentikan untuk ruqyah rumahnya

Lakukan selama 11 hari. Cukup bacakan "masing-masing" 11 kali dihari pertama saja. Jika ingin mengulangnya setiap hari atau ingin menambahkan lebih dari 11 kali juga boleh. Bahkan lebih baik, insya Allah.

Minggu, 27 November 2016

Ruqyah Syar'iyyah Di Masjid Ar Rahman, Banjarmasin

Abu Thoybah - Banjarmasin.  Semangat dalam dakwah sunnah akhir tahun 2016 semakin menggeliat di kota Banjarmasin, Kegiatan Dakwah Sunnah Ruqyah Syar'iyyah Tanpa kesurupan tanggal 7/11 hari Ahad pagi ini di Masjid Arrahman Kampung Melayu sangat ramai dikunjungi oleh jamaah yang datang dari kota Banjarmasin dan sekitarnya.

Tausiah yang mencerahkan

Acara yang dimulai pukul 8 pagi ini, dibuka dengan tausiah singkat oleh Al Ustadz Umar Thalib, yang menyampaikan inti pokok permasalahan ruqyah syar'iyyah dengan dalil-dalil dari hadist shohih. Dan juga pentingnya memahami Ruqyah Syar’iyyah yang benar dan mengenal Ruqyah Syar’iyyah yang salah

Pekikkan kalimat takbir penuh semangat diawali dalam sesi berikutnya oleh Al Ustadz Latif, dan Al Ustadz Zainal praktisi Ruqyah Syar'iyyah senior Kalimantan Selatan. Proses penyampaian materi penguatan akidah dan tazkyatun nufs dilanjutkan dengan Teknik Ruqyah Mandiri Tanpa Kesurupan bagi jamaah yang hadir, hingga menjelang waktu Dzhuhur.

Mulai dari diri sendiri

Nasehat kami untuk diri kami dan untuk yang mengikuti acara Ruqyah Syar’iyyah mandiri di Masjid Ar Rahman, Kampung Melayu, jangan lupa mengamalkan dzikir dan wirid harian khususnya wirid pagi dan sore, sebab ghaflah (lalai) dari dzikir ini adalah kerugian dan petaka.

Ruqyah Syar'iyyah Mandiri Massal Tanpa Kesurupan Di Masjid Ar Rahman, Kampung Melayu, Banjarmasin
Jamaah Akhawat Ruqyah Syar'iyyah di Masjid Ar Rahman,Kampung Melayu

Harapan kami semoga hadirnya acara-acara Dakwah Sunnah ini bisa menjadi pelengkap bagi khasanah ruqyah syar’iyyah di Banjarmasin, dan semakin membuka lebar kesempatan dakwah sunnah di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. Aamiin.

Ruqyah Syar'iyyah Mandiri Massal Tanpa Kesurupan Di Masjid Ar Rahman, Kampung Melayu, Banjarmasin
Jamaah Akhawat Ruqyah Syar'iyyah di Masjid Ar Rahman,Kampung Melayu

DONASI Dakwah Sunnah Ruqyah Syar'iyyah klik disini

Kamis, 02 Juni 2016

Bagaimana Cara Setan Bisa Menggoda Manusia

Bismillah, Dalam pembahasan kali ini, kami menyampaikan sebuah perumpamaan yang disampaikan Imam Ibnul Jauzi menggambarkan bagaimana upaya setan dalam menggoda manusia?

Sesungguhnya hati manusia ibarat kerajaan. Di bagian luar terdapat tembok yang menjadi benteng. Tembok benteng ini memiliki beberapa pintu dan bagian celah yang belum diperbaiki. Di dalam benteng terdapat istana berupa akal dan hati nurani. Dan disamping benteng terdapat rumah tua yang dihuni hawa nafsu.

Para malaikat keluar masuk ke dalam benteng melalui pintu masuk. Sementara setan keluar masuk ke rumah tua tanpa ada halangan.

Pertempuran terus terjadi antara penghuni istana dengan penghuni rumah tua. Sementara setan selalu keliling mengitari benteng untuk mencari peluang lengahnya penjaga pintu benteng dan berusaha menerobos celah tembok.

Karena itu, tidak selayaknya sang penjaga lengah meskipun hanya sesaat. Dia harus mengontrol semua pintu, dan memperhatikan celah benteng. Karena musuh tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan. Seseorang pernah bertanya kepada Hasan al-Bashri, ”Apakah setan itu tidur?” jawab beliau,

لو نام لوجدنا راحة

“Kalau dia tidur, kita nanti bisa istirahat.”

Benteng ini diterangi dengan dzikir dan sinar iman. Di dalam benteng terdapat cermin kaca yang bisa menangkap bayangan setiap orang yang masuk ke dalam benteng. Karena itu, hal pertama yang dilakukan setan di rumah tua adalah memperbanyak asap was-was.Sehingga setan bisa menghitamkan tembok benteng dan mengotori cermin. Sementara akal sehat yang sejalan dengan aturan syariat, menjadi penghalang munculnya asap, dan hujan dzikir bisa membersihkan cermin.

Sang musuh sering melakukan operasi militer. Terkadang mereka melakukan operasi dan masuk ke dalam benteng. Kemudian sang penjaga datang menghalang lalu pasukan itu keluar. Terkadang dia masuk dan membuat kerusakan. Bahkan terkadang tetap tinggal di dalam, karena sang penjaga lengah.

Sementara udara dingin yang menerpa, bisa membuat asap cepat terkondensasi memadat, sehingga menghitamkan tembok benteng, dan menutupi cermin. Sehingga setan bisa masuk, namun sang penjaga tidak sadar. Terkadang setan melukai penjaga karena dia lengah, dan terkadang menangkapnya dan dijadikan tawanan atau budak. Setan selalu berusaha melakukan makar di rumah tua atas bantuan hawa nafsu.

sumber: http://radioalumm.com

Sabtu, 21 Mei 2016

Pengantar Ruqyah Syar'iyyah Tanpa Kesurupan

Abu Thoybah. Bismillah, Sebelum kami memberikan Pengantar Ruqyah Syar'iyyah Tanpa Kesurupan. kami memuji dengan segala pujian bagi Allah, kami memuji Nya, meminta pertolongan kepada Nya dan meminta ampun kepada Nya. Kami bersaksi bahwa tidak ada Yang berhak disembah selain Allah Ta’ala- dan bahwasanya Muhammad -Shalallahu alaihi wa salam adalah utusanNya.

Amma ba’du, sebagai seorang pembelajar yang menekuni dakwah thibbun nabawi, ruqyah syar’iyyah bagi kami adalah “Manhaj Dakwah dan Syifa` (jalan dakwah dan kesembuhan). Saat ini, terutama di Kalimantan Selatan ini umat sangat membutuhkan ruqyah syar’iyyah, mengingat banyaknya permintaan dan maraknya pengobatan alternative yang tidak syar’i. Media siaran lokal yang memberi perhatian kepada ruqyah syar’iyyah juga masih langka . Oleh karena itu Lembaga Kajian Thibb An Nabawi (LAKATAN) melakukan  terobosan baru antara lain; membuat program kajian dan konsultasi ruqyah syar’iyyah, menyebarkan artikel ruqyah syar’iyyah melalui Blog Abu Thoybah, dan kini secara rutin mengadakan daurah tadribiyyah untuk ruqyah syar’iyyah mengkader para raqi baru, mengadakan baksos (bakti sosial) diantaranya dengan pengobatan ruqyah syar’iyyah,

Ustadz Ariffuddin, S.Ag, M.Pd.I. adalah salah satu kader terbaik dalam hal ruqyah syar’iyyah. Tulisan-tulisannya menghiasi lembaran-lembaran majalah al-Umm, dan kader-kader raqi (mu’alij/peruqyah) muda telah banyak dibina dan dibimbingnya. Hingga tesisnya pun tentang ruqyah syar’iyyah dengan judul “Pengaruh Terapi Ruqyah Syar’iyyah terhadap Kecemasan, Stres dan Depresi” Kini, pengalaman-pengalamannya dalam dunia ruqyah, telah menerbitkan buku dalam serial ruqyah syar’iyyah. Pada seri pertama ini mengambil tema “Ruqyah Syar’iyyah tanpa Kesurupan”. Insyaallah seri kedua dengan judul “Ruqyah Syar’iyyah Mandiri”. Akan mengisi Dauroh Tadribiyyah Ruqyah Syar'iyyah Regional Kalimantan Selatan I.

Menurut kami, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang tidak seberapa ini, menguasai ruqyah syar’iyyah itu mudah, tentu setelah memahami manhaj salaf shalih. Yaitu, hanya memerlukan 4 perkara yaitu: guru pembimbing yang mumpuni, kitab/buku ruqyah syar’iyyah yang bagus, sabar (ulet) dan ikhlash. Jika salah satu dari empat perkara ini tidak terpenuhi maka sulit menjadi peruqyah yang lurus dan tangguh yang menjadi kebutuhan masyarakat, sebab ruqyah syar’iyyah seperti yang sudah kita katakan adalah jalan dakwah dan kesembuhan. Ini kalau ingin menjadi ahli di bidang ruqyah, adapun untuk keperluan terbatas misal untuk membentengi dan mengobati diri sendiri dan keluarga maka setiap muslim bisa mempelajarinya. Nasehat kami untuk diri kami dan untuk yang belajar ruqyah syar’iyyah, jangan lupa mengamalkan dzikir dan wirid harian khususnya wirid pagi dan sore, sebab ghaflah (lalai) dari dzikir ini adalah kerugian dan petaka.

Harapan kami semoga hadirnya Dauroh Tadribiyyah Ruqyah Syar'iyyah ini bisa menjadi pelengkap bagi dunia ruqyah syar’iyyah di Banjarmasin, dan semakin membuka lebar kesempatan dakwah sunnah di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. Aamiin.


Kamis, 12 Mei 2016

Dauroh Tadribiyyah Ruqyah Syar'iyyah Regional Kalimantan Selatan I

Abu Thoybah - Banjarmasin. Bismillah, inilah kabar yang menggembirakan bagi kaum muslimin di Kalimantan Selatan, Insya Allah Dauroh Tadribiyyah Ruqyah Syar’iyyah Regional Kalimantan Selatan I, akan diadakan selama 3 hari dimulai pada hari Jumat, Sabtu dan Ahad, Tanggal 26-28 Agustus 2016. Bertempat di Aula Gedung Masjid Hasanuddin Majedie Banjarmasin. Diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Thibb An Nabawi (LAKATAN) Banjarmasin.

Pemateri: (InsyaAllah) - Ustadz Arifuddin, M.Pd.I  - Dosen STIKES Banyuwangi, Founder Ruqyah Syar’iyyah Center Malang. Pengarang Buku Ruqyah Syar'iyyah Tanpa Kesurupan.
Host: (InsyaAllah) - Ustadz Adam Amrullah

I. Materi Dasar:
1. Kitab Wiqoyatul Insan min al-Jin wa Syaithon (Syaikh Wahid Abdussalam Bali)
2. Kitab Kaifa Tu’aliju Maridhoka (Syaikh Dr. Abdullah as-Sadhan)
3. Pentingnya Memahami Ruqyah Syar’iyyah yang Benar dan Mengenal Ruqyah Syar’iyyah yang Salah
4. Jin/ Syetan Merusak Sistem
5. Mengenal Gejala Gangguan Jin/Syetan
6. Penyebab dan Proses Kesurupan
7. Terapi Ruqyah untuk Gangguan Rumah, Kantor, atau Tempat Usaha
8. 9 Jenis Sihir (Sihir: Penyakit, Gila, Impoten, Khayalan, Mahabbah, Kelesuan, Pendarahan, Penghalang Pernikahan, Pemisah Suami-Istri) dan Terapi Praktisnya

II. Materi Pendalaman:
1. Pemetaan Jin dalam Tubuh (*)
2. Proses Kerja Jin dalam Tubuh (*)
3. Teknik Ruqyah untuk Penyakit Gangguan Jiwa: cemas/ stress/ depresi dll
4. Teknik Ruqyah untuk Indigo/Jin Turunan, Jin Psikologis, dan Penyakit ‘Ain
5. Teknik Taskhis/ Diagnosa pada Gangguan Jin/Syetan (*)
6. Teknik Ruqyah Cepat (*)
7. Teknik Ruqyah Tanpa Kesurupan (*)
8. Teknik Pengeluaran Jin dengan Taubat & Tausiyah
9. Teknik Membongkar dan Memutus Buhul/Ikatan/Media Sihir
10. Teknik Ruqyah Mandiri Tanpa Kesurupan (*)
11. Bekam untuk Pengeluaran Jin

III. Praktek

IV. Materi Spesial:
1. Hukum Meminta Ruqyah
2. Fatwa-fatwa tentang Ruqyah
3. Pentingnya Klinik Ruqyah
4. Ruqyah dan Dakwah Tauhid

(*) Materi Unggulan
Catatan: materi-materi tersebut diatas mungkin tidak disampaikan secara keseluruhan disesuaikan dengan waktu dan keadaan tertentu.

Peserta Terbatas: 200 orang

FASILITAS:
– Modul Pelatihan, Sertifikat
– Makan, Snack, dan Coffe Break selama 3 hari
– VCD MP3 dan Video Contoh Ruqyah Syar’iyyah

Kontribusi: Rp 500.000,-


Informasi Pendaftaran, Sponsor dan Donasi
Contact Person: Abu Thoybah 0812 5314 0088

Senin, 20 April 2015

Teknik Terapi Ruqyah Untuk Anak Yang Nakal Agar Menjadi Baik

AbuThoybah - Banjarmasin. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.. ikhwah fillah, Anak anak yang kurang kasih sayang Anak anak mungkin menjauhkan diri dariorangtuanya, apabila mereka merasakan diri terabai dan kegersangan belaian. Akan mudah memberontak dan melahirkan rasa tidak puas hati dan kurang rasa hormat terhadap orangtuanya.

Pemberontakan akan lebih mudah berlaku dikalangan anak anak yang mendapat kemewahan dan harta tetapi ketandusan perhatian. Mereka mungkin bersikap biadab ke atas orangtuanya. tanpa mengemukakan sebab yang jelas.


Anehnya, hubungan yang renggang antara orangtuanya. dan anak anak diterima sebagai perkara biasa dalam kehidupan sekarang walaupun mereka menyadari perkara tersebut amat berbahaya.
Anak anak yang mudah renggang hubungan dengan keluarga masing masing amat sukar untuk dibentuk akhlaknya, apat lagi apabila mereka sudah dewasa kerana pepatah ada menyebut ‘melentur buluh biar di waktu rebungnya”.

Apabila sudah berlarutan hingga dewasa, kemelut hubungan antara anak anak dan orangtuanya. amat sukar untuk dipulihkan kecuali kedua dua pihak sanggup mencari jalan penyelesaiannya. Islam memberi panduan untuk menghadapi realiti kekeluargaan ini dengan mengajurkan kepada usaha mendidik anak anak supaya menjadi baik semula.

Proses ini dirujuk pada sejarah dimana banyak pejuang pejuang Islam yang terkenal di zaman Rasulullah lahir dari kalangan keluarga orang kafir. Mereka mula mulanya memiliki sikap yang bengis, kasar dan sanggup membunuh sesiapa saja tetapi akhirnya menjadi mulia setelah beriman kepada Allah.

Mereka menerima perwatakan dan sikap yang luhur dan meninggalkan segala sikap yang cela dan menjadi contoh yang unggul dalam perwatakan hingga  diteladani oleh umat Islam. Oleh itu tidak mustahil kita boleh mendidk kembali anak anak supaya menjadi baik.Seperti kata pepatah ‘ belakang parang kalau diasah lagikan tajam” dan ibu juga ayah perlu berusaha dengan bertawakal kepada Allah.

Sebagai Orang tua perlulah banyak berdoa kepada Allah dengan bertawajuh pada waktu dinihari sambil berdoa dengan memohon pertolongan dari-Nya supaya membantu mengubah perangai anak anak.

Amalkan membaca empat ayat akhir surah al-Hasyr (ayat 21, 22, 23, 24) sewaktu anak anak sedang tidur dan niatkan bacaan itu agar lembutlah hati mereka supaya taat kepada Allah dan orang tua Setelah selesai dibaca, tiupkan betul betul di ubun ubun kepala anak anak.

Sekiranya tidak berkesan maka boleh amalkan bacaan lima ayat pertama surah Thoha. Selepas itu tiupkan bertentangan dengan hidungnya sewaktu anak sedang menarik nafas ketika tidur.
Lima ayat surah Thoha ini mempunyai sejarahnya yang tersendiri. Dalam beberapa riwayat di mana seorang manusia yang keras hati, buruk tingkah laku dan pernah bersumpah untuk membunuh Rasulullah akhirnya berubah sikap.

Didorong oleh hasrat untuk membunuh Rasulullah, beliau pergi ke rumah adiknya dan akhirnya setelah mendengar suara orang membacakan ayat ayat tersebut, beliau mendobrak masuk kerumah itu lalu dirampas tulisan ayat itu dan dibacanya sendiri.

Tiba tiba hatinya menjadi lembut dan tanpa disangka sangka, akhirnya beliau berlari pergi bertemu Rasulullah lalu melafaskan dua kalimah syahadah dan beriman kepada Allah dan rasulnya.

Manusia tersebut ialah Umar bin al-Khattab.

Ayat ayat tersebut adalah sebahagian daripada ikhtiar dan jika diizinkan Allah akan terlaksana, namun sekiranya tidak berkesan, teruskan usaha. Ikhtiar lain pula ialah dengan membawa anak anak nakal/degil berjumpa dengan orang orang yang salih agar didoakan kepada mereka dan ditiupkan ke kepala (otak), dada (hati), dan perut (citarasa) dengan doa doa mereka.

Amalan ini dilakukan sejak zaman Rasulullah di mana anak anak dibawa bertemu beliau untuk didoakan. Disini bermula satu amalan dalam Islam yang disebutkan tahneek. (Rasulullah memamah buah tamar/kurma lalu disuapkan ke mulut bayi, didoakan kebaikan bayi lalu dicukur rambut, menyembelih kambing dan bersedekah kepada fakir miskin)

Sepatutnya orangtua mesti sanggup membawa orang yang benar benar salih walaupun jarak rumahnya jauh beratus batu kerana doanya memberi kebaikan kepada bayi. Akikah juga amalan yang mulia dan ada kaitan dengan bayi hingga ulama menekankan kepada amalan tersebut agar dilaksanakan dengan sempurna.

Binatang untuk akikah mestilah dari jenis yang baik dan sehat seperti unta, lembu atau kambing.
Ikhtiar lain pula ialah dengan “menyerahkan” anak anak kepada orang yang salih agar diterima sebagai anak angkat, tanpa mengubah nasab anak itu. Kaedah ini tidak berbertentangan dengan (syari’at) dan amalan dilakukan dengan membawa bersama sama susu, sedikit gula, garam, beras, buah buahan segar seperti pisang serta ketupat pulut bersama rendang daging (bisa juga bahan makanan lainnya) Makanan ini dimakan bersama sama antara keluarga anak anak dengan ayah angkat yang salih tadi sebagai tanda kesyukuran.

Sekiranya anak yang dibawa itu sudah besar maka bolehlah ia makan bersama sambil berkenalan dengan harapan perakuan anak angkat dengan ayah angkat itu akan menempiaskan berkat daripada bapa angkat yang salih itu.

Kemudian ayah angkat yang salih itu akan meminta ibu bapa supaya menjaga anak angkatnya dengan baik serta mendidiknya dengan ilmu agama yang sempurna.

Tambahan catatan
Anak yang nakal atau keras hati atau tidak mendengar perkataan dan nasihat kedua orang tuanya pastilah akan menyusahkan hati. Walaupun begitu berdasarkan pengalaman masalah anak menjadi nakal dan sebagainya kemungkinan disebabkan prosedur pendidikan yang diterima, pengaruh kawan dan sekitarnya (lingkungan), masa transisi  masa remaja ke dewasa, kurang ilmu dan didikan agama, tidak melakukan amalan wajib seorang muslim, mengikut hawa nafsu  dan ada juga disebabkan oleh gangguan jin dan syaitan.

BAHAN RUQYAH
1. Air Mineral
2. Sedikit garam
3. Sedikit beras
4. Sedikit gula
5. Makanan kering kesukaan anak

DOA RUQYAH
1. Al-Fatihah
2. Ayat kursi
3. Al-Hasyr : 21-24
4.Al-mu’minuun 115-118
5. Thoha : 1-5
6. Ali-Imran : 103-104
7. As-Syura : 19
8. At-Taubah : 128-129
9. Al-A’raf : 43
10. Ya-Latiff : baca sebanyaknya
11. Ya-Wadud : baca sebanyaknya
12. Doa-doa / ruquah  Menghindar Syaitan

KAEDAH RUQYAHNYA Dibacakan  ayat-ayat pelembut ke dalam bahan-bahan makanan dan minuman di atas. Bahan-bahan tadi bisa dicampurkan ke dalam air minuman untuk seisi keluarga atau anak-anak, dicampurkan dalam periuk nasi ketika akan memasak nasi.  Semoga Allah akan melembutkan  hati anak-anak kita berkat usaha dan ikhtiar yang dilakukan. InsyaAllah.


Sumber: metafisis.net

Rabu, 01 April 2015

Ruqyah Syar'iyyah di Masjid Muhammadiyah Sungai Miai Dalam, Banjarmasin


AbuThoybah - Banjarmasin. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..Mengundang kaum muslimin diseluruh wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.. untuk hadir dalam acara "Menggapai Kesembuhan Hakiki Dengan Al Qur'an dan As Sunnah" Sesi Ruqyah Syar'iyyah Akbar bersama TIM ARSYI Kalimantan Selatan dan TIM Quranic Healing Indonesia Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan Sesi Ruqyah pada hari AHAD, tanggal 5 April 2015 jam 08.00 - selesai. Bertempat, Masjid Muhammadiyah Sungai Miai Dalam.

Jamaaah yang hadir harap membawa infaq terbaiknya, alat ruqyah (air dan herbal), makan siang, perlengkapan sholat.  Jimat, benda pusaka dan benda-benda syirik lainnya untuk dihancurkan pada saat acara.



CP. 085332984870 (Abu Thoybah)